Tuhan, aku tahu Engkau selalu memberikan apa yang terbaik untuk ku, untuk dia, untuk kami ..
terkadang memang kami seperti diasah, kami saling mengoyakan hati kami demi orang lain ..
Tuhan ,, aku tahu aku bukan orang benar, aku sebagai hamba adalah seorang yang pendosa besar ,,
tapi lihatlah ia , Bapa, ia sangat lah menyayangi ENGKAU jauh melebihi ia menyayangi dirinya sendiri ..
Tuhan, ENGKAU telah memberikan kami waktu untuk berbicara, untuk berkata setiap harinya, dan kami selalu mensyukuri setiap detik yang ENGKAU berikan kepada kami berdua ,,
hanyalah TUHAN, kiranya aku bole meminta, bolehkah ENGKAU menambahkan waktu tersebut untuk kami?
semakin hari, tekanan dari yang membenci diriku karena menyayangi dirinya semakin besar ,,
dan sama besarnya tekanan yang ia alami ,,
entahlah TUHAN, aku memang egois, aku ingin tetap bersamanya tapi aku tak pernah ingin dia terluka, tersiksa batin dan jiwa hanya karena aku – seseorang yang biasa aja, gak keren, gak hebat, gak jagoan, gak kaya, gak cakep, entahlah ,,
aku hanya bisa terdiam ketika hari ini ia mendiamkan aku ,,
membalas sms ku dengan jawaban yang sangat sangat singkat, padahal ia tahu aku gak pernah suka dibalas sesingkat itu ,,
menjawab panggilan telepon ku dengan nada yang keras, padahal nada suara ku terlalu rendah ,,
mendiamkan aku seharian, membuat aku kebingungan karena tidak tahu membuat kesalahan apa ,,
entahlah TUHAN, aku pun bingung ,,
aku hanya ingin menghabiskan waktu bersama dirinya, dalam suka maupun duka ,,
tapi mungkin … ya mungkin ,, ia hanya ingin sendirian saat ini tanpa diri ku ..
mungkin bebannya tak lagi sama dengan beban ku ,, bebannya terlalu berat, melebihi apa yang dapat ia pikul ,, entahlah TUHAN , aku sendiri tidak tahu harus berkata apa, berbuat apa , dan berpikir apa ..
aku hanya ingin dia bahagia TUHAN, karena aku percaya, bahagianya adalah bahagia ku juga ..
mungkin aku tak sama seperti yang ia mau, yang ia butuhkan, yang keluarganya inginkan ,,
tapi aku harap suatu hari nanti, aku dapat mengerti apa yang ia butuhkan, apa yang ia mau tanpa harus ia berbicara,, dan mungkin tana harus bertemu dengan ku ,,
cukup dengan diam dan aku dapat tahu apa isi otak dan pikirannya ,,

TUHAN, mungkin memang aku bukan yang terbaik tapi izinkan aku tetap berada di samping dirinya sampai ia mendapatkan yang terbaik ..